Tampilkan postingan dengan label Rekayasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rekayasa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Agustus 2019

Proses kerajinan alam


C. Kerajinan Rotan

Kerajinan Rotan | Salah satu potensi hasil hutan di Indonesia yang cukup besar adalah rotan. Ini terbukti dengan menjadinya Indonesia sebagai penghasil rotan paling besar di dunia pada tahun 1994, Malahan pada tahun 2013, menurut salah satu website berita di Indonesia (https://bisnis.tempo.co/read/479915/indonesia-diklaim-penghasil-rotan-terbesar-di-dunia), dalam sebuah makalah atau artikel disebutkan bahwa “Menurut Wakil Menteri Perindustrian,  Indonesia adalah negara yang menghasilkan rotan yang paling besar di dunia, dengan perkiraan sekitar 85 %  bahan rotan dunia di suplay dari Indonesia“. Dari data tersebut yang membuat rotan mempunyai potensi yang besar di Indonesia. 

Di Indonesia rotan banyak dihasilkan dari hutan – hutan di Pulau Kalimantan, Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi dan Papua. Dari sumber yang lain disebutkan bahwa penghasil rotan terbesar di Indonesia adalah Kalimantan, Sulawesi dan Aceh. Terlepas dari daerah atau pulau manapun yang menghasilkan tetapi fakta yang sudah jelas adalah Indonesia adalah penghasil rotan terbesar di dunia.
Ada berbagai macam manfaat dari rotan, diantaranya adalah dengan menjadikan rotan tersebut sebagai sebuah bentuk kerajinan. Apa itu kerajinan rotan?, tentulah kita semua tahu bahwa pengertian kerajinan rotan adalah kerajinan yang terbuat dari bahan baku rotan, J. Contoh beberapa hasil kerajinan rotan antara lain kap lampu, tudung nasi, keranjang, kursi goyang, mainan anak seperti kuda lumping, ayunan, dll. Kerajinan rotan banyak berkembang di berbagai daerah di Indonesia antara lain Jepara, Cirebon, Sukoharjo, Jogja, Lombok, Bali, Jakarta, Bandung, Malang. Selain konsumsi lokal dalam negeri, kerajinan rotan penjualanya juga sudah mencapai luar negeri. Daerah tujuan ekspor yang sudah menjadi tujuan ekspora antara lain di Amerika, Jerman, Belanda, Finlandia, Rusia, Malaysa, Turki,  dan Timur Tengah. Rotan yang di ekspor kebanyakan dalam bentuk furniture dan kerajinan rotan.

  • Bahan Pembuatan Kerajinan Rotan 
Hasil gambar untuk rotan








Hasil gambar untuk minyak tanah











Hasil gambar untuk belerang



Hasil gambar untuk paku














Hasil gambar untuk politur






















































Selasa, 27 Agustus 2019

Proses Kerajinan Keras Alam



B. Kerajinan Bambu

Bambu adalah salah satu sumber daya alam yang banyak di manfaatkan karena memiliki sifat sifat yang menguntungkan yaitu batang yang kuat,lurus,rata,keras,mudah di belah,mudah di bentuk,mudah di kerjakan dan mudah di anggkat.Selain itu,harga bambu relatif murah di bandingkan bahan lain karena sering di temukan di sekitar pemukiman khususnya di daerah perdesaan.Bambu menjadi tanaman serba guna bagi kebanyakan orang di indonesia.
Anyaman bambu atau kerajinan anyaman dari bambu merupakan salah satu jenis dari berbagai macam hasta karya yang anda di Indonesia. Di tambah lagi iklim tropis yang ada di Indonesia sangat mendukung perkembangan tanaman bambu yang. Sehingga ketersedian bahan baku untuk membuat anyaman dari bambu sangat melimpah. selain digunakan sebagai anyaman bambu juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan alat-alat rumah tangga. Tapi bambu paling banyak dimanfaatkan sebagai anyaman. Anyaman bisa dibuat dari bahan yang hemat tapi bisa menghasilkan berbagai kerajinan tangan yang memiliki banyak manfaat dan juga nilai ekonomis yang tinggi.
Sudah sejak zaman dahulu masyarakat Indonesia sudah memanfaatkan bambu sebagai bahan anyaman. Berbagai barang rumah tangga dibuat dengan anyaman bambu seperti tampah, kap lampu, piring, loka penyajian makanan, meja, dipan, dan juga topi caping. Berbagai benda dari anyaman bambu ini ternyata memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Oleh karena itu tidak heran bila banyak berkembang usaha rumahan membuat usaha kerajinan tangan dengan memanfaatkan bambu.
  • Bahan Pembuatan Kerajinan Bambu 

Hasil gambar untuk bambu


Hasil gambar untuk pewarna politur





Hasil gambar untuk lem kayu




Hasil gambar untuk paku



































Proses Produksi Kerajinan Bahan Keras


  1. Kerajinan Bahan Keras Alami 

 A.Kerajinan kayu 

artinya pembuatan barang-barang bahan kayu yang dihasilkan melaluiketrampilan tangan manusia. Terkait dengan penelitian ini adalah pembuatan barang-barang bahan kayu yang berupa relief dan patung dengan motif bentuk binatang kaki empat dan binatang laut yang dihasilkan melalui ketrampilan tangan manusia.
Selain pengertian diatas juga membutuhkan teori sebagai pendekatan masalah agar sasaran yang diinginkan dapat tercapai. Penggunaan beberapa teori selalu ada kaitannya dengan sasaran yang telah ditentukan,bahan kayu yang bagus adalah kayu jati

Kerajinan kayu indonesia seperti kerajinan khas kalimantan yang sangat unik dan kreatif. Ada diantaranya berupa patung, anyaman tas, dan kerajinan lain.Telisik demi telisik menurut keterangan warga setempat, kerajinan kayu dan barang kerajinan ini bersifat sekunder. Artinya pembuatannya merupakan pekerjaan sambilan dan membutuhkan waktu yang lama. Secara otomatis harga jualnya pun juga ikut mahal.

Bahan kerajinan kayu dan barang kerajinan yang diambil dari kerajinan tangan indonesia khususnya daerah kalimantan berasal dari hutan adat,Pengambilannya tidak secara masal, namun sesuai kebutuhan adat. Dan hal inilah yang menjadi faktor pengaruh masih lestarinya hutan adat di kalimantan.
Lain halnya kerajinan kayu di ngawi
Bertepatan musim liburan di negara lain, sentra kerajinan kayu tradisional ikut kecipratan rejeki. Pusat-pusat kerajinan kayu jadi jujugan turis asing yang melintasi ngawi. Seperti di sentra penjualan kerajinan kayu di wilayah kedunggalar yang berada di sekitar monumen soeryo dan banjarejo sering menerima tamu dari mancanegara yang berminat akan kerajinan ini.
Bentuk pajangan yang unik dan lucu atau kerajinan tangan miniatur binatang adalah yang laris dibeli para turis ini. Rata-rata pengrajin kerajinan dan pengrajin barang kerajinan mematok harga yang berbeda untuk pelancong dari manca ini. “perbedaan harga antara 20 hingga 25 persen.
Minat turis pada barang kerajinan kayu jati dari indonesia khususnya daerah ngawi dan jepara membuat pedagang bersemangat. Apalagi menjelang lebaran para pedagang bisa mendapat penghasilan tambahan.


1) Bahan Produksi Pembuatan kerajinan kayu
bahan uitama yang digunakan membuatnya adalah terutama kayu



    Hasil gambar untuk kayuHasil gambar untuk cat  kayuHasil gambar untuk lem kayu












    Kerajinan Bahan Keras

     Bahan Keras Buatan.

    Bahan keras buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah dan dicampur dengan bahan-bahan tertentu sehingga menjadi keras, dan memiliki sifat kuat dan tahan lama. Beragam karya kerajinan dari bahan keras buatan dapat dibuat berdasarkan bahan yang digunakan. Bahan-bahan yang digunakan bisa berupa kaleng, kaca, dan sebagainya. Kaleng berasal dari logam besi tipis yang dilapisi timah, sifatnya ringan tapi kuat. Sedangkan kaca berasal dari pasir silika dan beberapa oksida, sifatnya transparan, tembus pandang, rentan, dan mudah pecah.
    Bahan keras buatan adalah sesuatu yang diolah manusia dari beberapa bahan dan bersifat keras.
    A. Kaca.
    • Kaca wujudnya transparan dan bening.
    • Ketebalanya bervariasi antara 1 mm-2 cm tergantung pada kebutuhan.
    • Permukaanya licin dan kilap. Jika dilukis harus menggunakan cat khusus yang dapat menempel pada permukaan kaca.
    • Kaca dapat dilebur dan dibentuk dalam kondisi panas.
    B. Logam.
    • Logam terdiri dari berbagai warna, ada yang perak, emas, ada yang kemerahan/kecoklatan, dan juga berwarna perak keabu-abuan.
    • Bentuknya ada yang tebal dan berat, adapula yang pipih dan tipis lagi ringan.
    • Logam mudah terkorosi oleh udara, maka kadang dilapisi dengan krom atau lapisan emas murni. Ada pula yang melapisinya dengan cat. Oleh sebab itu perawatan pada produk kerajinan logam cukup membutuhkan perhatian agar tidak pudar.

    Kerajinan bahan keras

    KERAJINAN 


    Bab 1

    A. Prinsip Kerajinan Bahan Keras 
    adapun prinsip pembuatan kerajinan bahan keras meliputi:
    1. Keunikan Bahan Kerajinan 
    2. Keragaman Muatan Nilai dalam Produk Kerajinan 
    3. Aspek rancangan dalam Produk Kerajinan 

    B. jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Keras 
    Beberapa bahan keras yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinqan terbagi dalam dua jenis yaitu:

    1. Bahan Keras Alam.
    Bahan keras alam adalah bahan untuk karya kerajinan yang diperoleh dari alam sekitar dan merupakan sumber daya alam baik hutan, bumi, maupun perairan Indonesia. Sifatnya pejal, solid, kuat, padat, dan tidak mudah berubah bentuk. Contoh bahan keras alam yang kita kenal adalah kayu, bambu, rotan dan sebagainya.
    Kerajinan yang terbuat dari benda keras memiliki kecenderungan kuat dan tahan lama bahkan bertahun-tahun lamanya. Apalagi jika dirawat dengan baik, kualitasnya tidak berubah seperti pada awalnya. Kebanyakan orang memilih benda keras untuk produk fungsional yang membutuhkan penggunaan penggunaan dalam waktu jangka panjang. Tentunya nilai produk kerajinan bahan keras juga mengikuti kualitasnya.
    contohnya: 
    • Kayu 

    Hasil gambar untuk kayu

    • Rotan
    Hasil gambar untuk rotan

    • Bambu 
    Hasil gambar untuk bambu

    Rabu, 14 Agustus 2019

    Pengertian Dan Fungsi Dari Stop Kontak

    Stop kontak merupakan material instalasi listrik yang berfungsi sebagai muara penghubung antara arus listrik dengan peralatan listrik. Di bawah ini adalah gambar stop kontak out bow yang dipasang di luar tebok (tidak ditanam di dalam tembok) dan memiliki beberapa colokan sehingga sering disebut terminal. 

    Stop kontak, sebagian mengatakan outlet, merupakan komponen listrik yang berfungsi sebagi muara hubungan antara alat listrik dengan aliran listrik. Agar alat listrik terhubung dengan stop kontak, maka diperlukan kabel dan steker atau colokan yang nantinya akan ditancapkan pada stop kontak.

    Berdasarkan bentuk serta fungsinya, stop kontak dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
    Stop kontak kecil, merupakan stop kontak dengan dua lubang (kanal) yang berfungsi untuk menyalurkan listrik pada daya rendah ke alat-alat listrik melalui steker yang juga berjenis kecil.

    Stop kontak besar, juga nerupakan stop kontak dengan dua kanal AC yang dilengkapi dengan lempeng logam pada sisi atas dan bawah kanal AC yang berfungsi sebagai ground.sakelar jenis ini biasanya digunakan untuk daya yang lebih besar.


    Sedangkan berdasarkan tempat pemasangannya. Dikenal dua jenis stop kontak, yaitu:
    Stop kontak in bow, merupakan stop kontak yang dipasang didalam tembok.
    Stop kontak out bow, yang dipasang diluar tembok atau hanya diletakkan dipermukaan tembok pada saat berfungsi sebagai stop kontak portable.

    sumber:
    Stop kontak merupakan material instalasi listrik yang berfungsi sebagai muara penghubung antara arus listrik dengan peralatan listrik. Di bawah ini adalah gambar stop kontak out bow yang dipasang di luar tebok (tidak ditanam di dalam tembok) dan memiliki beberapa colokan sehingga sering disebut terminal. 

    Stop kontak, sebagian mengatakan outlet, merupakan komponen listrik yang berfungsi sebagi muara hubungan antara alat listrik dengan aliran listrik. Agar alat listrik terhubung dengan stop kontak, maka diperlukan kabel dan steker atau colokan yang nantinya akan ditancapkan pada stop kontak.

    Berdasarkan bentuk serta fungsinya, stop kontak dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
    Stop kontak kecil, merupakan stop kontak dengan dua lubang (kanal) yang berfungsi untuk menyalurkan listrik pada daya rendah ke alat-alat listrik melalui steker yang juga berjenis kecil.

    Stop kontak besar, juga nerupakan stop kontak dengan dua kanal AC yang dilengkapi dengan lempeng logam pada sisi atas dan bawah kanal AC yang berfungsi sebagai ground.sakelar jenis ini biasanya digunakan untuk daya yang lebih besar.


    Sedangkan berdasarkan tempat pemasangannya. Dikenal dua jenis stop kontak, yaitu:
    Stop kontak in bow, merupakan stop kontak yang dipasang didalam tembok.
    Stop kontak out bow, yang dipasang diluar tembok atau hanya diletakkan dipermukaan tembok pada saat berfungsi sebagai stop kontak portable.

    Selasa, 06 Agustus 2019

    Pembuatan Produk Instalansi Listrik

    • Identifikasi Kebutuhan
    • Perencanaan Fisik
    Pembuatan berdasarkan bahan dan alat yang tersedia di lingkungan kalian, dan dibuat dengan penuh tanggung jawab dengan memperhatikan prinsip kerja.

    2. Persiapan
    • Ide/gagasan
    • Keselamatan kerja
    1. Hati-hati menggunakan peralatan
    2. Perhatikan bagian-bagian instalasi listrik yang akan dirangkai dengan baik karena kesalahan akan mempengaruhi hasil rangkaian
    3. Bahan dan peralatan
    Bahan:
    • Lampu lombok
    • Stand lampu lombok 
    • Sakelar on/off
    • Isolasi 
    • Lem
    • Terminal sambungan kabel
    • Kabel
    • Colokan jantan
    • Dos / kardus bekas
    Alat:
    • Obeng 
    • Pisau / cutter 
    • Gunting
    Proses pembuatan:
    1. Siapkan dos/kardus bekas, potong hingga membentuk persegi panjang 35 cm X 50 cm (sesuai ukuran dos yang dipakai) kemudian buat sketsa rumah menggunakan isolasi untuk membagi ruangan seperti gambar berikut. (bisa dibuat sesuai keinginan masing-masing).

    2. Potong kabel sepanjang 15 cm yang akan digunakan sebagai kabel penghubung arus listrik (gunakan kabel serabut warna merah putih).
    4. Siapkan lagi kabel serabut (warna merah putih), kemudian potong dengan panjang 4 cm sebanyak 3 potong dan pisah kabel merah dengan kabel putih menggunakan pisau atau cutter.
    5. Siapkan terminal sambungan kabel yang akan digunakan untuk membagi arus listrik, kemudian potong hingga yang tersisa hanya 8 lubang.
    Terminal pembagi arus listrik sudah selesai

    14. Untuk membuat stand sakelar on/off, siapkan kardus/dos bekas kemudian potong dengan ukuran 2 X 3 cm dan 3 x 4 cm masing-masing sebanyak 2 buah dan lubangi sesuai ukuran sakelar on/off.

    15. Oleskan lem pada kedua potongan kardus/dos ukuran 2 x 3 cm dan tempel hingga menjadi satu.

    16. Pasang sakelar pada lubang potongan kardus/dos ukuran 2 x 3 cm yang sudah disatukan, oleskan lem pada bagian bawah kemudian pasang potongan kardus/dos 3 x 4 cm.

    17. Untuk potongan kardus/dos ukuran 3 x 4 cm yang kedua, buat ruang untuk kabel.

    18. Oleskan lem pada potongan kardus tersebut, tempelkan pada potongan kardus yang di sakelar.

    Stand sakelar pertama sudah siap digunakan.
    Perhatikan gambar;
    19. Untuk sakelar ke-2, ke-3 dan ke-4, ulangi langkah 14 sampai 19.

    20. Siapkan sakelar, atur posisi sakelar dengan terminal dan posisi sakelar dengan stand lampu, kemudian potong kabel sesuai jarak antara terminal pembagi arus dengan posisi lampu (sakelar pertama untuk ruang dapur).
    23. Pasang ujung kabel putih ke terminal pembagi arus dan kencangkan bautnya (lubang nomor 2).

    24. Masukkan ujung kabel dari terminal dan sakelar ke lubang kardus/dos yang sudah disiapkan (lubang di bawah sakelar), kemudian munculkan kembali ke permukaan kardus/dos di lubang posisi stand lampu.

    25. Siapkan stand lampu lombok dan terminal sambungan kabel, kemudian pasang kabel stand lampu pada terminal sambungan kabel dan kencangkan bautnya.

    26. Pasang ujung kabel dari sakelar ke terminal sambungan kabel.

    Sakelar nomor 1 siap digunakan (sakelar 1 untuk ruang dapur).

    27. Untuk sakelar ke-2, ke-3 dan ke-4, ulangi langkah 20 sampai 26.
    28. Pasang lampu lombok untuk setiap stand lampu.

    29. Nyalakan lampu dengan cara tekan sakelar on/off.

    a. Sakelar 1 untuk lampu 1 (ruang dapur)
    b. Sakelar 2 untuk lampu 2 (kamar)
    c. Sakelar 3 untuk lampu 3 (ruang tamu)
    d. Sakelar 4 untuk lampu 4 (teras)
    sumber:https://www.mediamengajar.com/2018/04/membuat-papan-instalasi-listrik-menggunakan-sakelar-di-rumah-tinggal.html

    Kerajinan bahan Keras Buatan

    A.Kerajinan Kaca Kaca adalah zat tembus cahaya dan jernih yang terjadi jika tanah kersik dalam bentuk pasir kwarsa dan batu api yang ditu...