Rabu, 28 Agustus 2019

Kerajinan bahan Keras Buatan

A.Kerajinan Kaca

Kaca adalah zat tembus cahaya dan jernih yang terjadi jika tanah kersik dalam bentuk pasir kwarsa dan batu api yang ditumbuk atau batu pasir yang dilebur bersama dengan zat-zat kimia. Kaca mengandung silika (pasir), potasium, kapur, dan beberapa bagian bahan kimia yang lain. Semua bagian bahan ini dicairkan dan disejukkan pada suhu udara tertentu untuk menjadikannya keras tapi licin. Kaca merupakan bahan yang banyak dibutuhkan manusia, karena sifatnya yang tembus pandang dan bisa juga memantulkan pandangan sebuah benda atau seorang sehingga kaca ini sangat bermanfaat bagi orang banyak terutama untuk menghias rumah, gedung, perkantoran, perabotan rumah tangga, meja, almari, dan sebagainya.
(1) Fungsi Kacaa. Untuk memperindah dan mempercantik sebuah rumah
b. Untuk memantulkan cahaya matahari yang masuk dalam ruangan sehingga panas matahari dapat diredam.
c. Untuk memantulkan bayangan sebuah benda
d. Untuk menyekat sebuah ruangan terutama di perkantoran
(2) Jenis-jenis kacaa. Kaca bening, dengan ukuran ketebalan 2 mm, 3 mm, 5 mm, 6 mm, 8 mm, 10 mm, 12 mm.
b. Kaca riben, dengan ukuran ketebalan kaca 3 mm, 5 mm, 10 mm.
c. Kaca flora, dengan ukuran ketebalan kaca 3 mm.
d. Kaca cermin, dengan ukuran ketebalan kaca 3 mm, 5 mm.
e. Kaca brown, dengan ukuran ketebalan kaca 3 mm.
f. Kaca biru, dengan ukuran ketebalan kaca 3 mm.
g. Kaca hijau, dengan ukuran ketebalan kaca 3 mm.
h. Kaca gun stop stol, dengan ukuran ketebalan kaca 12 mm.
(3) Kaca mempunyai sifat-sifata. Kerapatan besar
b. Pada temperatur biasa kekerasan besar
c. Sangat rapuh
d. Pada bidang patahnya terlihat kilapan yang kuat
e. Tidak larut dalam air dan sangat tahan terhadap pengaruh asam, gas dan uap
f. Penghantar kalor yang jelek
g. Gelas dapat mempertahankan kejernihan, warna, kilapan, dan sifat kerasnya dalam jangka waktu yang sangat panjang.
Hasil gambar untuk kerajinan kaca

Proses kerajinan alam


C. Kerajinan Rotan

Kerajinan Rotan | Salah satu potensi hasil hutan di Indonesia yang cukup besar adalah rotan. Ini terbukti dengan menjadinya Indonesia sebagai penghasil rotan paling besar di dunia pada tahun 1994, Malahan pada tahun 2013, menurut salah satu website berita di Indonesia (https://bisnis.tempo.co/read/479915/indonesia-diklaim-penghasil-rotan-terbesar-di-dunia), dalam sebuah makalah atau artikel disebutkan bahwa “Menurut Wakil Menteri Perindustrian,  Indonesia adalah negara yang menghasilkan rotan yang paling besar di dunia, dengan perkiraan sekitar 85 %  bahan rotan dunia di suplay dari Indonesia“. Dari data tersebut yang membuat rotan mempunyai potensi yang besar di Indonesia. 

Di Indonesia rotan banyak dihasilkan dari hutan – hutan di Pulau Kalimantan, Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi dan Papua. Dari sumber yang lain disebutkan bahwa penghasil rotan terbesar di Indonesia adalah Kalimantan, Sulawesi dan Aceh. Terlepas dari daerah atau pulau manapun yang menghasilkan tetapi fakta yang sudah jelas adalah Indonesia adalah penghasil rotan terbesar di dunia.
Ada berbagai macam manfaat dari rotan, diantaranya adalah dengan menjadikan rotan tersebut sebagai sebuah bentuk kerajinan. Apa itu kerajinan rotan?, tentulah kita semua tahu bahwa pengertian kerajinan rotan adalah kerajinan yang terbuat dari bahan baku rotan, J. Contoh beberapa hasil kerajinan rotan antara lain kap lampu, tudung nasi, keranjang, kursi goyang, mainan anak seperti kuda lumping, ayunan, dll. Kerajinan rotan banyak berkembang di berbagai daerah di Indonesia antara lain Jepara, Cirebon, Sukoharjo, Jogja, Lombok, Bali, Jakarta, Bandung, Malang. Selain konsumsi lokal dalam negeri, kerajinan rotan penjualanya juga sudah mencapai luar negeri. Daerah tujuan ekspor yang sudah menjadi tujuan ekspora antara lain di Amerika, Jerman, Belanda, Finlandia, Rusia, Malaysa, Turki,  dan Timur Tengah. Rotan yang di ekspor kebanyakan dalam bentuk furniture dan kerajinan rotan.

  • Bahan Pembuatan Kerajinan Rotan 
Hasil gambar untuk rotan








Hasil gambar untuk minyak tanah











Hasil gambar untuk belerang



Hasil gambar untuk paku














Hasil gambar untuk politur






















































Selasa, 27 Agustus 2019

Proses Kerajinan Keras Alam



B. Kerajinan Bambu

Bambu adalah salah satu sumber daya alam yang banyak di manfaatkan karena memiliki sifat sifat yang menguntungkan yaitu batang yang kuat,lurus,rata,keras,mudah di belah,mudah di bentuk,mudah di kerjakan dan mudah di anggkat.Selain itu,harga bambu relatif murah di bandingkan bahan lain karena sering di temukan di sekitar pemukiman khususnya di daerah perdesaan.Bambu menjadi tanaman serba guna bagi kebanyakan orang di indonesia.
Anyaman bambu atau kerajinan anyaman dari bambu merupakan salah satu jenis dari berbagai macam hasta karya yang anda di Indonesia. Di tambah lagi iklim tropis yang ada di Indonesia sangat mendukung perkembangan tanaman bambu yang. Sehingga ketersedian bahan baku untuk membuat anyaman dari bambu sangat melimpah. selain digunakan sebagai anyaman bambu juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan alat-alat rumah tangga. Tapi bambu paling banyak dimanfaatkan sebagai anyaman. Anyaman bisa dibuat dari bahan yang hemat tapi bisa menghasilkan berbagai kerajinan tangan yang memiliki banyak manfaat dan juga nilai ekonomis yang tinggi.
Sudah sejak zaman dahulu masyarakat Indonesia sudah memanfaatkan bambu sebagai bahan anyaman. Berbagai barang rumah tangga dibuat dengan anyaman bambu seperti tampah, kap lampu, piring, loka penyajian makanan, meja, dipan, dan juga topi caping. Berbagai benda dari anyaman bambu ini ternyata memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Oleh karena itu tidak heran bila banyak berkembang usaha rumahan membuat usaha kerajinan tangan dengan memanfaatkan bambu.
  • Bahan Pembuatan Kerajinan Bambu 

Hasil gambar untuk bambu


Hasil gambar untuk pewarna politur





Hasil gambar untuk lem kayu




Hasil gambar untuk paku



































Proses Produksi Kerajinan Bahan Keras


  1. Kerajinan Bahan Keras Alami 

 A.Kerajinan kayu 

artinya pembuatan barang-barang bahan kayu yang dihasilkan melaluiketrampilan tangan manusia. Terkait dengan penelitian ini adalah pembuatan barang-barang bahan kayu yang berupa relief dan patung dengan motif bentuk binatang kaki empat dan binatang laut yang dihasilkan melalui ketrampilan tangan manusia.
Selain pengertian diatas juga membutuhkan teori sebagai pendekatan masalah agar sasaran yang diinginkan dapat tercapai. Penggunaan beberapa teori selalu ada kaitannya dengan sasaran yang telah ditentukan,bahan kayu yang bagus adalah kayu jati

Kerajinan kayu indonesia seperti kerajinan khas kalimantan yang sangat unik dan kreatif. Ada diantaranya berupa patung, anyaman tas, dan kerajinan lain.Telisik demi telisik menurut keterangan warga setempat, kerajinan kayu dan barang kerajinan ini bersifat sekunder. Artinya pembuatannya merupakan pekerjaan sambilan dan membutuhkan waktu yang lama. Secara otomatis harga jualnya pun juga ikut mahal.

Bahan kerajinan kayu dan barang kerajinan yang diambil dari kerajinan tangan indonesia khususnya daerah kalimantan berasal dari hutan adat,Pengambilannya tidak secara masal, namun sesuai kebutuhan adat. Dan hal inilah yang menjadi faktor pengaruh masih lestarinya hutan adat di kalimantan.
Lain halnya kerajinan kayu di ngawi
Bertepatan musim liburan di negara lain, sentra kerajinan kayu tradisional ikut kecipratan rejeki. Pusat-pusat kerajinan kayu jadi jujugan turis asing yang melintasi ngawi. Seperti di sentra penjualan kerajinan kayu di wilayah kedunggalar yang berada di sekitar monumen soeryo dan banjarejo sering menerima tamu dari mancanegara yang berminat akan kerajinan ini.
Bentuk pajangan yang unik dan lucu atau kerajinan tangan miniatur binatang adalah yang laris dibeli para turis ini. Rata-rata pengrajin kerajinan dan pengrajin barang kerajinan mematok harga yang berbeda untuk pelancong dari manca ini. “perbedaan harga antara 20 hingga 25 persen.
Minat turis pada barang kerajinan kayu jati dari indonesia khususnya daerah ngawi dan jepara membuat pedagang bersemangat. Apalagi menjelang lebaran para pedagang bisa mendapat penghasilan tambahan.


1) Bahan Produksi Pembuatan kerajinan kayu
bahan uitama yang digunakan membuatnya adalah terutama kayu



    Hasil gambar untuk kayuHasil gambar untuk cat  kayuHasil gambar untuk lem kayu












    Kerajinan Bahan Keras

     Bahan Keras Buatan.

    Bahan keras buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah dan dicampur dengan bahan-bahan tertentu sehingga menjadi keras, dan memiliki sifat kuat dan tahan lama. Beragam karya kerajinan dari bahan keras buatan dapat dibuat berdasarkan bahan yang digunakan. Bahan-bahan yang digunakan bisa berupa kaleng, kaca, dan sebagainya. Kaleng berasal dari logam besi tipis yang dilapisi timah, sifatnya ringan tapi kuat. Sedangkan kaca berasal dari pasir silika dan beberapa oksida, sifatnya transparan, tembus pandang, rentan, dan mudah pecah.
    Bahan keras buatan adalah sesuatu yang diolah manusia dari beberapa bahan dan bersifat keras.
    A. Kaca.
    • Kaca wujudnya transparan dan bening.
    • Ketebalanya bervariasi antara 1 mm-2 cm tergantung pada kebutuhan.
    • Permukaanya licin dan kilap. Jika dilukis harus menggunakan cat khusus yang dapat menempel pada permukaan kaca.
    • Kaca dapat dilebur dan dibentuk dalam kondisi panas.
    B. Logam.
    • Logam terdiri dari berbagai warna, ada yang perak, emas, ada yang kemerahan/kecoklatan, dan juga berwarna perak keabu-abuan.
    • Bentuknya ada yang tebal dan berat, adapula yang pipih dan tipis lagi ringan.
    • Logam mudah terkorosi oleh udara, maka kadang dilapisi dengan krom atau lapisan emas murni. Ada pula yang melapisinya dengan cat. Oleh sebab itu perawatan pada produk kerajinan logam cukup membutuhkan perhatian agar tidak pudar.

    Kerajinan bahan keras

    KERAJINAN 


    Bab 1

    A. Prinsip Kerajinan Bahan Keras 
    adapun prinsip pembuatan kerajinan bahan keras meliputi:
    1. Keunikan Bahan Kerajinan 
    2. Keragaman Muatan Nilai dalam Produk Kerajinan 
    3. Aspek rancangan dalam Produk Kerajinan 

    B. jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Keras 
    Beberapa bahan keras yang digunakan dalam pembuatan produk kerajinqan terbagi dalam dua jenis yaitu:

    1. Bahan Keras Alam.
    Bahan keras alam adalah bahan untuk karya kerajinan yang diperoleh dari alam sekitar dan merupakan sumber daya alam baik hutan, bumi, maupun perairan Indonesia. Sifatnya pejal, solid, kuat, padat, dan tidak mudah berubah bentuk. Contoh bahan keras alam yang kita kenal adalah kayu, bambu, rotan dan sebagainya.
    Kerajinan yang terbuat dari benda keras memiliki kecenderungan kuat dan tahan lama bahkan bertahun-tahun lamanya. Apalagi jika dirawat dengan baik, kualitasnya tidak berubah seperti pada awalnya. Kebanyakan orang memilih benda keras untuk produk fungsional yang membutuhkan penggunaan penggunaan dalam waktu jangka panjang. Tentunya nilai produk kerajinan bahan keras juga mengikuti kualitasnya.
    contohnya: 
    • Kayu 

    Hasil gambar untuk kayu

    • Rotan
    Hasil gambar untuk rotan

    • Bambu 
    Hasil gambar untuk bambu

    Rabu, 14 Agustus 2019

    pembuatan produk Instalansi listrik

    Banyak orang yang menyerahkan urusan pemasangan instalasi listrik mereka kepada jasa instalatir dengan biaya yang cukup besar, untuk anda yang ingin sedikit memangkas biaya pengeluaran pemasangan listrik anda dapat memasang sendiri di rumah dengan mempelajari tekhnik pemasangan instalasi, uraian saya di bawah ini adalah salah satu cuntoh sederhana, untuk pengembangannya disesuaikan dengan bentuk rumah yang dibangun, perlu duketahui bahwa pemasangan instalasi listrik ini dipasang setelah sebuah rumah telah terpasang KWH dan MCB oleh pihak PLN. untuk anda yang ingin belajar pemasangan instalasi listrik silakan baca tahapan-tahapannya di bawah ini :







    1. Membuat gambar perencanaan untuk jalur listrik, untuk rumah baru yang dibangunn dari awal, rencanakanlah posisi sakelar, stopkontak dan fitting lampu sebelum rumah dibangun karena tahapan awal pemasangan listrik dilakukan setelah pemasangan bata dan sebelum pemasangan plesteran tembok, saat itulah dipasang pipa-pipa untuk kabel listrik pada dinding yang belum diplester.
    2. Pemasangan pipa untuk kabel listrik, pasanglah pipa kabel di dinding yang belum diplester berikut tedusnya, tedus ini adalah tempat untuk meletakkan sakelar atau stopkontak agar menempel kuat di dinding tembok.Untuk dinding yang belum diplester maka untuk pemasangan pipa ini plesterannya harus dilepas dulu dengan cara dibobok menggunakan pahat, ukurlah ketinggian tedus yang sesuai dengan kebutuhan.
    3. Pemasangan kabel jalur utama, pemasangan jalur utama ini di pasang mulai dari tempat keluarnya kabel dari MCB sampai ujung stopkontak yang terakhir, jalur ini dipasang pada kayu plapon melewati pipa listrik yang keluar dari tembok.
    4. Penyambungan kabel lampu, sakelar dan stopkontak. Sambunglah semua kabel dengan benar dan aman,ukurlah panjang kabel seoptimal mungkin, jangan sampai setelah dipasang ternyata tidak mampu menjangkau sekrup terminal pada fitting lampu, sakelar atau stopkontak, gunakanlah kabel yang sesuai dengan peruntukannya.
    5. Pemasangan sakelar, dan stopkontak, pemasangan ini dilakukan setelah pipa listrik sudah ditutup oles plesteran dan tembok  sudah rapi dicat, tutuplah setiap sambungan yang terbuka menggunakan isolasi khusus untuk kabel listrik, pasanglah setiap ujung kabel yang terpasang pada setiap sekrup terminal dengan kuat untuk menghindari peerubahan letak yang mengakibatkan konsleting dan tidak terkoneksinya arus listrik.
    6. Pemasangan fitting lampu beserta lampunya, pasanglah fitting lampu dengan kuat menempel di plapon karena fitting ini akan menahan beban sebuah lampu, pakailah fitting yang sesuai dengan jenis lampu yang akan dipasang karena setiap lampu mempunyai panas yang berbeda-beda, fitting lampu yang terbuat dari bahan plastik yang tipis mudah sekali meleleh oleh panas lampu.
    7. Proses uji coba, cobalah nyalakan MCB diikuti menyalakan seluruh lampu dan memasukkan steker alat elektronik ke setiap stopkontak, pemasangan dianggap berhasil bila  semua lampu dapat dinyalakan dan dimatikan oleh sakelar secara normal dan semua stopkontak dapat menyalakan/dipakai alat elektronik
    8. sumber:https://perawatanrtdonto.blogspot.com/2013/01/tahapan-tahapan-memasang-instalasi.html

      Pengertian Dan Fungsi Dari Stop Kontak

      Stop kontak merupakan material instalasi listrik yang berfungsi sebagai muara penghubung antara arus listrik dengan peralatan listrik. Di bawah ini adalah gambar stop kontak out bow yang dipasang di luar tebok (tidak ditanam di dalam tembok) dan memiliki beberapa colokan sehingga sering disebut terminal. 

      Stop kontak, sebagian mengatakan outlet, merupakan komponen listrik yang berfungsi sebagi muara hubungan antara alat listrik dengan aliran listrik. Agar alat listrik terhubung dengan stop kontak, maka diperlukan kabel dan steker atau colokan yang nantinya akan ditancapkan pada stop kontak.

      Berdasarkan bentuk serta fungsinya, stop kontak dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
      Stop kontak kecil, merupakan stop kontak dengan dua lubang (kanal) yang berfungsi untuk menyalurkan listrik pada daya rendah ke alat-alat listrik melalui steker yang juga berjenis kecil.

      Stop kontak besar, juga nerupakan stop kontak dengan dua kanal AC yang dilengkapi dengan lempeng logam pada sisi atas dan bawah kanal AC yang berfungsi sebagai ground.sakelar jenis ini biasanya digunakan untuk daya yang lebih besar.


      Sedangkan berdasarkan tempat pemasangannya. Dikenal dua jenis stop kontak, yaitu:
      Stop kontak in bow, merupakan stop kontak yang dipasang didalam tembok.
      Stop kontak out bow, yang dipasang diluar tembok atau hanya diletakkan dipermukaan tembok pada saat berfungsi sebagai stop kontak portable.

      sumber:
      Stop kontak merupakan material instalasi listrik yang berfungsi sebagai muara penghubung antara arus listrik dengan peralatan listrik. Di bawah ini adalah gambar stop kontak out bow yang dipasang di luar tebok (tidak ditanam di dalam tembok) dan memiliki beberapa colokan sehingga sering disebut terminal. 

      Stop kontak, sebagian mengatakan outlet, merupakan komponen listrik yang berfungsi sebagi muara hubungan antara alat listrik dengan aliran listrik. Agar alat listrik terhubung dengan stop kontak, maka diperlukan kabel dan steker atau colokan yang nantinya akan ditancapkan pada stop kontak.

      Berdasarkan bentuk serta fungsinya, stop kontak dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
      Stop kontak kecil, merupakan stop kontak dengan dua lubang (kanal) yang berfungsi untuk menyalurkan listrik pada daya rendah ke alat-alat listrik melalui steker yang juga berjenis kecil.

      Stop kontak besar, juga nerupakan stop kontak dengan dua kanal AC yang dilengkapi dengan lempeng logam pada sisi atas dan bawah kanal AC yang berfungsi sebagai ground.sakelar jenis ini biasanya digunakan untuk daya yang lebih besar.


      Sedangkan berdasarkan tempat pemasangannya. Dikenal dua jenis stop kontak, yaitu:
      Stop kontak in bow, merupakan stop kontak yang dipasang didalam tembok.
      Stop kontak out bow, yang dipasang diluar tembok atau hanya diletakkan dipermukaan tembok pada saat berfungsi sebagai stop kontak portable.

      model model sakelar

      Pengertian dan Macam-macam Saklar

      Macam-Macam Saklar Dan Fungsinya | Saklar adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk memutuskan dan menghubungkan aliran listrik. Jadi saklar pada dasarnya adalah suatu alat yang dapat atau berfungsi menghubungkan atau pemutus aliran listrik (arus listrik) baik itu pada jaringan arus listrik kuat maupun pada jaringan arus listrik lemah.

      Yang membedakan saklar arus listrik kuat dan saklar arus listrik lemah adalah bentuknya kecil jika dipakai untuk alat peralatan elektronika arus lemah, demikian pula sebaliknya, semakin besar saklar yang digunakan jika aliran listrik semakin kuat.

      Jenis Fungsi Sakelar dan Relay
      Macam-macam sakelar dan Relay
      Secara sederhana, saklar terdiri dari dua bilah logam yang menempel pada suatu rangkaian, dan bisa terhubung atau terpisah sesuai dengan keadaan sambung (on) atau putus (off) dalam rangkaian itu. Material kontak sambungan umumnya dipilih agar supaya tahan terhadap korosi. Kalau logam yang dipakai terbuat dari bahan oksida biasa, maka saklar akan sering tidak bekerja. Untuk mengurangi efek korosi ini, paling tidak logam kontaknya harus disepuh dengan logam anti korosi dan anti karat.

      Macam-Macam Saklar :

      Saklar Push Button
      Saklar push button adalah tipe saklar yang menghubungkan aliran listrik sesaat saja saat ditekan dan setelah dilepas maka kembali lagi pada posisi off. Saklar tipe ini banyak digunakan pada rangkaian elektronika yang di kombinasikan dengan rangkaian pengunci.

      Saklar Toggle
      Saklar Toggle ini menghubungkan atau memutuskan arus dengan cara menggerakkan toggle/tuas yang ada secara mekanis. Ukurannya relatif kecil, pada umumnya digunakan pada rangkaian elektronika

      Selector Switch, disingkat (SS)
      Saklar pemilih ini menyediakan beberapa posisi kondisi on dan kondisi off, ada dua, tiga, empat bahkan lebih pilihan posisi, dengan berbagai tipe geser maupun putar. Saklar pemilih biasanya dipasang pada panel kontrol untuk memilih jenis operasi yang berbeda, dengan rangkaian yang berbeda pula. Saklar pemilih memiliki beberapa kontak dan setiap kontak dihubungkan oleh kabel menuju rangkaian yang berbeda, misal untuk rangkaian putaran motor cepat dan untuk rangkaian putaran motor lambat. Atau pada rangkaian audio misalnya memilih posisi radio, tape dan lainnya

      Saklar Mekanik

      Saklar mekanik umumnya digunakan untuk automatisasi dan juga proteksi rangkaian. Saklar mekanik akan on atau off secara otomatis oleh sebuah proses perubahan parameter, misalnya posisi, tekanan, atau temperatur. Saklar akan On atau Off jika set titik proses yang ditentukan telah tercapai. Terdapat beberapa tipe saklar mekanik, antara lain: Limit Switch, Flow Switch, Level Switch, Pressure Switch dan Temperature Switch. Contoh pengunaannya seperti pada magic com adalah saklar Temperature Switch

      Limit Switch (LS)
      Limit switch termasuk saklar yang banyak digunakan di industri. Pada dasarnya limit switch bekerja berdasarkan sirip saklar yang memutar tuas karena mendapat tekanan plunger atau tripping sirip wobbler. Konfigurasi yang ada dipasaran adalah: (a).Sirip roller yang bisa diatur, (b) plunger, (c) Sirip roller standar, (d) sirip wobbler, (e) sirip rod yang bisa diatur. Pada saat tuas tertekan oleh gerakan mekanis, maka kontak akan berubah posisinya. Contoh aplikasi saklar ini adalah pada PMS (Disconecting Switch) untuk menghentikan putaran motor lengan PMS.

      Temperature Switch 
      Saklar temperatur disebut thermostat, bekerja berdasarkan perubahan temperatur. Perubahan kontak elektrik di-trigger (dipicu) oleh pemuaian cairan yang ada pada chamber yang tertutup (sealed chamber) chamber ini terdiri dari tabung kapiler dan silinder yang terbuat dari stainless steel. Cairan di dalam chamber mempunyai koefisiensi temperatur yang tinggi, sehingga jika silinder memanas, cairan akan memuai, dan menimbulkan tekanan pada seluruh lapisan penutup chamber. Tekanan ini menyebabkan kontak berubah status.Secara fisik saklar ini terdiri dari dua komponen, yaitu bagian yang bergerak/bergeser (digerakkan oleh tekanan) dan bagian kontak. Bagian yang bergerak dapat berupa diafragma atau piston. Kontak elektrik biasanya terhubung pada bagian yang bergerak, sehingga jika terjadi pergeseran akan menyebabkan perubahan kondisi (On ke Off atau sebaliknya) 

      Flow Switch (FL)
      Saklar ini digunakan untuk mendeteksi perubahan aliran cairan atau gas di dalam pipa, tersedia untuk berbagai viskositas. Pada saat cairan dalam pipa tidak ada aliran, maka kontak tuas/piston tidak bergerak karena tekanan disebelah kanan dan kiri tuas sama. Namun pada saat ada aliran, maka tuas/piston akan bergerak dan kontak akan berubah sehingga dapat menyambung atau memutusklan rangkaian.

      Float Switch (FS)
      Saklar level atau float switch, merupakan saklar diskret yang digunakan untuk mengontrol level permukaan cairan di dalam tangki. Posisi level cairan dalam tangki digunakan untuk men-trigger perubahan kontak saklar. Posisi level switch ada yang horizontal dan ada yang vertikal.

      Saklar Tekanan atau Pressure Switch 
      Pressure switch merupakan saklar yang kerjanya tergantung dari tekanan pada perangkat saklar. Tekanan tersebut berasal dari air, udara atau cairan lainnya, misalnya oli. Terdapat dua macam Pressure Switchabsolut (trigger (pemicu) terjadi pada tekanan tertentu) dan konfigurasi diferensial (trigger terjadi karena perbedaan tekanan)

      sumber : http://coralbe.blogspot.com/2014/05/macam-macam-saklar-dan-fungsinya


      Macam Macam Jenis Sakelar
      Sakelar Listrik Rumah Tangga
      Sakelar Listrik Rumah Tangga
      Saklar termasuk bahan jadi yang merupakan alat yang berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan arus listrik dari sumber tegangan menuju beban. Saklar sangat banyak macam dan jenisnya misalnya: untuk keperluan instalasi penerangan, untuk tegangan tinggi, instalasi tenaga dan banyak lagi jenisnya. Sebagai pengetahuan dasar cukup mengenai beberapa macam yang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari: di rumah, sekolah dan tempat-tempat umum lainnya.
      Saklar ada yang dipasang di luar tembok dan ada pula yang dipasang did alam. Saklar yang dipasang di dalam tembok harganya lebih mahal, tetapi lebih banyak yang menyukai sebab tampak lebih bersih dindingnya karena pipanya tidak tampak, sehingga tidak mengganggu pemandangan.

      Jenis-jenis sakelar pada dasarnya dibedakan menjadi:
      1. Saklar manual
      2. Saklar magnetik (MC)
      3. Saklar otomatis

      Saklar manual menurut penggunaannya untuk:
      1. Instalasi penerangan.
      2. Instalasi tenaga.

      Macam-macam saklar manual yang digunakan untuk instalasi penerangan menurut hubungannya antara lain:
      1. Saklar tunggal          6. Saklar kutub dua

      2. Saklar seri                7. Saklar kutub tiga
      3. Saklar silang            8. Saklar tarik
      4. Saklar tukar             9. Saklar tombol tekan
      5. Saklar kelompok


      Bentuk-bentuk pemasangannya saklar adalah:
      1. Saklar ditanam dalam tembok sistem IN-BOUW
      2. Saklar tidak ditanam di dalam tembok sistem OUT-BOUW
      Ada beberapa persyaratan dalam pemasangan saklar antara lain:
      1. Harus dapat melayani secara aman tanpa memerlukan alat bantu.
      2. Saklar harus dipasang sedemikian rupa sehingga bagian yang bergerak (tangkai atau pengumpil) saklar tidak bertegangan pada waktu saklar dalam keadaan terbuka atau tidak terhubung (Puil 1977 Pasal 206 B1).
      3. Dudukan semua saklar di dalam suatu instalasi harus seragam, misalnya: semua saklar dalam keadaan terhubung: Jika tangkai saklar didorong ke atas atau.
      Jika pengumpil saklar bagian atas ditekan (Puil 1977 Pasal 206.B1)
      1. Pemasangannya harus sedemikian rupa sehingga tidak mungkin akan terhubung sendiri oleh pengaruhgayaberatnya.
      2. Kemampuan saklar sekurang-kurangnya harus mempunyai kemampuan sesuai dengan alat yang dihubungkan padanya, tetapi tidak boleh lebih kecil dari 5 A (Puil 1977 Pasal 630 C61).
      Saklar Tunggal Seri dan Tukar
      Saklar Tunggal Seri dan Tukar
      Saklar Silang , Kutub Dua , Kutub Tiga
      Saklar Silang , Saklar Kutub Dua , dan Saklar Kutub Tiga
      Saklar Tarik dan Saklar Tombol Tekan
      Saklar Tarik dan Saklar Tombol Tekan
      Setelah kita saksikan bersama tentang pelaksanaan dari bermacam-macam penghubung untuk ini kami berikan sedikit keterangan-keterangan dari rangkaian penghubung tersebut.


      1. Saklar tunggal (lihat gambar 1)Saklar ini tidak lagi memerlukan penjelasan. Ini suatu cara yang termudah untuk menghubungkan/memutuskan suatu hantaran.

      2. Saklar seri/deret (lihat gambar 2)Saklar seri ini gunanya untuk memutuskan dan menghubungkan dua buah kelompok lampu secara bergantian.
      Misalnya:
      Lampu yang terdapat pada ruangan tamu dan lampu yang terdapat pada taman dapat hidup sendiri-sendiri atau seluruhnya dihidupkan pada waktu bersamaan.

      3. Saklar tukar/hotel (lihat gambar 3)Saklar tukar/hotel ini digunkaan apabila kita menghendaki melayani satu lampu dari dua tempat atau lampu menyala secara berurutan.
      Misalnya:
      Pada lorong-lorong dalam kamar yang dua pintu dan tangga pada rumah bertingkat, maka kita pakai dua buah saklar tukar.

      4. Saklar silang (lihat gambar 4)Saklar silang ini digunakan apabila kita harus dapat melayani satu lampu dan tiga tempat, maka kita pakai saklar silang waktu memasang. Hendaklah diingat, bahwa saklar yang pertama dan penghabisan haruslah dipasang saklar tukar, saklar di antaranya adalah saklar silang.

      5. Saklar kutub dua (lihat gambar 5)Misalnya:
      Kamar mandi, atau penerangan luar sehingga kedua kawat lampu diputuskan hubungannya.

      5. Saklar kutub tiga (lihat gambar 6)Saklar ini dipakai pada golongan yang terdiri dari sejumlah lampu-lampu besar.
      Misalnya:
      Untuk penerangan lantai, penerangan bagian atas dan gedung-gedung pertemuan untuk dihubungkan dengan tiga fasa. Hubungan ini disambung dan diputuskan dengan saklar kutub tiga.

      6. Saklar tarik (lihat gambar 7)Saklar tarik ini digunakan pada kamar tidur, dan kamar mandi yang dapat dihidupkan dan dimatikan dengan menarik saklarnya dengan perantaraan tali sebagai penariknya.

      7. Saklar tombol tekan (lihat gambar 8)Saklar tombol banyak digunakan untuk mengontrol motor-motor listrik dan juga banyak digunakan untuk melayani bel, dan lain-lain.

      Macam-macam jenis bentuk dan sifat saklar sangat beraneka ragam. Keaneka ragaman itu didasarkan atas pertimbangan kepentingan yang bermacam-macam.
      Demikian banyak jenis dan coraknya sehingga tidak bisa dibahas semua. 
      Cara kerja Saklar 
      Sama yaitu untuk menghubungkan dan memutuskan arus listrik dari sumber tegangan menuju beban.
      Sumber : http://ghojer.blogspot.com/2013/09/macam-macam-saklar

      Kerajinan bahan Keras Buatan

      A.Kerajinan Kaca Kaca adalah zat tembus cahaya dan jernih yang terjadi jika tanah kersik dalam bentuk pasir kwarsa dan batu api yang ditu...